Rabu, 18 Agustus 2010

Allah Bersumpah Bahwa Wahyu Yang Diturunkan Kepada Nabi Muhammad SAW adalah BENAR

Demi bintang ketika terbenam, (QS. 53:1)

kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak keliru, (QS. 53:2)

dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al-Qur'an) menurut kemauan hawa nafsunya. (QS. 53:3)

Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya), (QS. 53:4)

yang diajarkan kepadanya oleh (Jibril) yang sangat kuat, (QS. 53:5)

Yang mempunyai akal yang cerdas; dan (Jibril itu) menampakkan diri dengan rupa yang asli. (QS. 53:6)

sedang dia berada di ufuk yang tinggi. (QS. 53:7)

Kemudian dia mendekat, lalu bertambah dekat lagi, (QS. 53:8)

maka jadilah dia dekat (pada Muhammad sejarak) dua ujung busur panah atau lebih dekat (lagi). (QS. 53:9)

Lalu dia menyampaikan kepada hambanya (Muhammad) apa yang telah Allah wahyukan. (QS. 53:10)

Hatinya tidak mendustakan apa yang telah dilihatnya . (QS. 53:11)

Maka apakah kamu (musyrikin Mekah) hendak membantahnya tentang apa yang telah dilihatnya? (QS. 53:12)

Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (QS. 53:13)

(yaitu) di Sidratil Muntaha . (QS. 53:14)

Di dekatnya ada surga tempat tinggal, (QS. 53:15)

(Muhammad melihat Jibril) ketika Sidratil Muntaha diliputi oleh sesuatu yang meliputinya. (QS. 53:16)

Penglihatannya (Muhammad) tidak berpaling dari yang dilihatnya itu dan tidak (pula) melampauinya. (QS. 53:17)

Sesungguhnya dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kekuasaan) Rabbnya yang paling besar. (QS. 53:18)

Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al-Lata dan Al-Uzza, (QS. 53:19)

dan Mana yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah) ? (QS. 53:20)

Apakah (patut) untuk kamu (anak) laki-laki dan untuk Allah (anak) perempuan? (QS. 53:21)

Yang demikian itu tentulah suatu pembagian yang tidak adil. (QS. 53:22)

Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka, dan sesungguhnya telah datang petunjuk kepada mereka dari Rabb mereka. (QS. 53:23)

Atau apakah manusia akan mendapat segala yang dicita-citakannya? (QS. 53:24)

(Tidak), maka hanya bagi Allah kehidupan akhirat dan kehidupan dunia. (QS. 53:25)



Kembali Ke Menu Zae



Senin, 16 Agustus 2010

Larangan Memperolok-olokan, Banyak Berprasangka, dan lain lain


Hai orang-orang yang beriman,
janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokkan) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan Janganlah kamu mencela diri sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim. (QS. 49:11)

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati. Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertaqwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (QS. 49:12)

~~~ Semoga Bermanfaat ~~~~


Kembali Ke Menu ZAE

Jumat, 06 Agustus 2010

Allah pun menjawab...


Ketika dirimu sedih Allah pun menjawab

Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman
(3:139)

Ketika dirimu mencari kebenaran agama, Allah pun menjawab

"Sesungguhnya agama yang diridhoi oleh Allah adalah ISLAM..." (Al-Imran :183)

Ketika dirimu meragukan janji Allah, Allah pun menjawab

"Hai Manusia, sesungguhnya Janji Allah adalah Benar, maka sekali kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali kali janganlah setan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah" (Surat Fathir:5)

Ketika Dirimu bertanya tentang kehidupan Allah pun menjawab

“Ketahuilah bahwa sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah megahan antara kamu serta berbangga banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan petani dan kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya menjadi kuning kemudian menjadi hancur Dan akhirat nanti ada azab yang keras dan ampunan dari ALLAH dan keredhaan-Nya dan kehidupan ini tidak lain adalah kesenangan yang menipu” [57 : 20]

Ketika dirimu ragu tentang Al-Quran Allah pun menjawab

“Turunnya Alquran yang tidak ada keraguan Padanya adalah dari Tuhan semesta alam” “Kitab ini diturunkan dari ALLAH yang MAHA PERKASA lagi MAHA BIJAKSANA “ [45 : 12]

Ketika dirimu menanyakan mengenai siapa orang yang mendapat kemenangan, Allah pun menjawab

“Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya dan takut kepada Allah dan betaqwa kepada-Nya, maka mereka adalah orang orang yang mendapat kemenangan” [An-Nur 52]

Ketika dirimu bertanya bagaimana agar mendapatkan rahmat, Allah pun menjawab

“Dan dirikanlah sembayang, tunaikan zakat, dan taatlah kepada rasul, supaya kamu diberi rahmat”

Ketika dirimu sedang dalam kesulitan, Allah pun menjawab

“Allah tidak membebankan seseorang melainkan dengan kesanggupannya”. (Al-Baqarah: 286)


Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. An Nasyr: 6)

????.................????

Ketia dirimu bertanya tentang kehidupan ini?????

Allah pun menjawab dalam firman-Nya didalam Alquran


Ayuk sama sama belajar Alquran, membaca, memahami dan mengamalkan-Nya agar tidak menjadi orang yang merugi nanti-nya. Sungguh jikalau dirimu bertanya tentang kehidupan ini, Allah akan menjawabnya di Alquran,

Bacalah selalu Al-Qur’an sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat nanti utk memberi syafa’at kepada para pembacanya“.

Barangsiapa selalu membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya niscaya Allah akan memakaikan mahkota kepada kedua orang tuanya besok di hari kiamat yg mana cahaya mahkota tersebut lbh indah dari cahaya matahari yg menyinari rumah-rumah dunia. Maka apakah gerangan balasan pahala yg akan dianugerahkan kepada orang yg membaca dan mengamalkan Al-Qur’an itu sendiri?

Sungguh hati ini terasa tentram jikalau menjadikan Alquran sebagai sahabat. Dia tidak bosan bosannya tuk memperingatkanmu baik ketika senang atau sedih.

~~~Semoga Bermanfaat ~~~

KEMBALI KE MENU ZAE MENULIS

Selasa, 03 Agustus 2010

Pesan ku di pagi ini.....


Dekati Allah… Jaga selalu Allah dihatimu… Ingatlah Allah dimanapun kamu berada

Cintailah Allah dengan sesungguhnya dengan Taubat Nasuha…
Dirikanlah solat 5 waktu tepat waktunya & jangan menunda-nundanya
Dan janganlah kamu simpan kitab mu didalam lemari sehingga penuh debu, tapi bacalah kitab Suci mu Al Quran & pelajari makna yg terkandung didalamnya
Sedekahkanlah sedikit rezeki mu kepada orang-orang yg kurang mampu
Perbanyaklah mengingat Allah dengan selalu berzikir & bertasbih
Dan janganlah kamu selalu menuntut hakmu kepada Allah… padahal kamu sering lalai menjalankan kewajibanmu kepada Allah
Tetaplah berprasangka baik kepada Allah, Karena sesungguhnya Allah sangat menyayangi & mencintaimu…

Selasa, 20 Juli 2010

Beruntunglah bagi orang-orang yang beriman


Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
(yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya,
dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna,
dan orang-orang yang menunaikan zakat,
dan orang-orang yang menjaga kemaluannya,
kecuali terhadap isteri-isteri mereka atau budak yang mereka miliki ;
maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.
Barangsiapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-orang yang melampaui batas.Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya,
dan orang-orang yang memelihara shalatnya. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi,
(ya'ni) yang akan mewarisi surga Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. (QS. 23:1-11)

Jumat, 02 Juli 2010

Gaza akan Wisuda 12 Ribu Penghafal Alqur’an


Alhamdulillah, senang, bangga, terharu mendengar kabar ini, disisi sedang dalam keadaan memprihatinkan di jalur GAZA, namun ada prestasi yang luar biasa.

Membaca artikel ini, timbul pertanyaan pada diri ini, kapan giliran zae menuntaskan salah satu target hidup ini yakni menghafal Al-Quran. Huh..ayuk semangat semangat, insyaAllah bisa, bisa, bisa.

Sumber : REPUBLIKA.CO.ID
,GAZA--Hampir 12 ribu penghafal alquran di Jalur Gaza, setelah mereka menyelesaikan tahap akhir pemantapan selama 60 hari berturut-turut. Mereka tersebar pada ratusan pusat penghafal tahfidz Al-Qur’an di Gaza. Termasuk kamp-kamp pengungsian yang dijadikan halaqah-halaqah hifdzil Qur’an.

Mereka menamakan halaqah-halaqah tersebut “Generasi Qur’ani Untuk Al-Aqsha” yang berada dibawah pembiayaan pemerintah Palestina pimpinan Ismael Haneya dan langsung dibawah pengawasan departemen waqaf dan urusan agama Palestina.

Gaza akan Wisuda 12 Ribu Penghafal Alqur’an <<>

Halaqah-halaqah ini mendapat sambutan luar biasa dari warga. Mereka berlomba-lomba mendaftarkan anak-anaknya pada halaqah tersebut, hingga banyak diantara para perserta yang ditolak, karena tempatnya sudah tak menampung lagi.

Sukses Besar
Sementara itu, Dr. Thalib Abu Syaer, menteri waqaf dan urusan agama Palestina mengatakan, kami sedang berupaya mewisuda sejumlah penghafal Alqur’an, setelah sebelumnya sukses selama beberapa tahun terakhir dan tentu kami merasa bangga.

Dalam wawancaranya dengan pusat infopalestina, menteri waqaf mengatakan, jauh-jauh hari kami sudah merencanakan dan menyusun perangkat-perangkat yang diperlukan dalam program kamp qur’ani. Ia berharap programnya ini bisa sukses.

Ia menyebutkan, ada sekitar 870 penghafal Alqur’an yang tersebar di 272 pusat tahfidz Alqur’an di Jalur Gaza (Rafah, Khanyunis, Gaza Tengah, Gaza, Gaza Utara).

Ia mengisyaratkan, pihaknya sedang mempersiapkan perhelatan akbar dan spektakuler untuk memberkan penghargaan pada para penghafal Al-Qur’an. Ia mengungkapkan, bangga atas prestasi para penghafal tersebut. Ini adalah kebiasaan yang baik yang digalakan pemerintah Palestina melalui menteru waqaf dan urusan agama secara khusus.

Peningkatan kemampuan dalam membaca dan menghafal
Di sisi lain, Dr. Abdullah Abu Jarbu deputi departemen waqaf mengatakan, proyek hifdzil Alqur’an yang dilakukan departemen waqaf ini bertujuan secara langsung mencetak para penghafal Alqur’an, disamping meningkatkan bacaan dan mereka, melalui penghafalan Alqur’an.

Dr. Abu Jarbu’ menjelaskan, ada sejumlah mahasiswa yang mempunyai predikat al-hafidz. Pihaknya sangat memperhatikan masalah ini dengan memunculkan bakat dan kemampuan mereka dalam menghafal Alqur’an. Mereka dipersiapkan untuk mengikuti kamp musabaqah tilawatil alqur’an regional dan internasional yang dapat mengangkat derajat Palestina di dunia internasional.

Proyek Besar
Di pihak lain, Diyab Radhi, seorang warga Palestina di Gaza sangat menghargai langkah yang dilakukan departemen waqaf dan urusan agama. Ia mengucapkan terima kasih pada pemerintah dalam hal ini, yang telah mengadakan program kamp hifdzil Alqur’an.

Ia menambahkan, kami telah menunggu dengan shabar musim panas tiba untuk memulai proyek besar ini dan agar kita bisa membentuk anak-anak kita dan selanjutnya kita membantu mereka untuk menghafal alqur’an dalam waktu tertentu

Kamis, 24 Juni 2010

Ingat Pedihnya Naraka


“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Alloh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” [QS. At-Tahrim: 6]

“Peliharalah dirimu dari Neraka yang bahan bakarnya manusia dan batu, yang disediakan bagi orang-orang yang kafir.” [QS. Al-Baqoroh: 24]


Tentang Neraka

Dia adalah penjara yang penuh dengan siksaan yang pedih,

jurang amat dalam yang di dalamnya berkobar api yang menyala dan bergejolak.

Panasnya tujuh puluh kali lipat dibandingkan panas api yang ada di dunia saat ini.
“ Api yang biasa kalian nyalakan adalah satu bagian dari tujuh puluh bagian dari api Jahannam.” [HR . Al-Bukhori]
“Tunggulah hingga agak dingin untuk shalat (Zhuhur), karena panas yang berlebihan adalah sebagian dari hembusan Jahannam.” [HR. Al-Bukhori]


Luasnya Neraka ???


Rasululloh Shollallohu Alaihi wa Sallam bersabda, ”Tahukah kalian apa ini? Kami semua menjawab, “Alloh dan Rasul-Nya yang mengetahui”. Beliau bersabda, “Ini adalah batu, jika dilemparkan ke dalam Neraka semenjak tujuh puluh tahun, maka ia masih melayang di Neraka sampai saat ini (belum menyentuh dasarnya, pent).” [HR. Muslim]

“Sebagian orang ada yang dilalap api Neraka hingga kedua mata kakinya, sebagian lagi ada yang hingga kedua lututnya, sebagian lagi ada yang dilalap hingga pinggangnya dan ada juga yang disiksa hingga tengkuk lehernya.” [HR. Muslim]

Siapa Penghuni Neraka ???

Orang-orang musyrik, termasuk Yahudi, Nashrani, Majusi,mulhidin (pembangkang) dan secara umum semua orang yang menyekutukan Alloh atau melakukan syirik akbar


“Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata,“Sesungguhnya Alloh ialah Al-Masih putra Maryam”, padahal Al-Masih (sendiri) berkata, “Hai Bani Israil, sembahlah Alloh Robbku dan Robbmu”. Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Alloh, maka pasti Alloh mengharamkan kepadanya Surga dan tempatnya ialah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolong pun.” [QS. Al-Maidah: 72] “Sesungguhnya Alloh tidak akan mengampuni dosa syirik dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Alloh, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” [QS. An-Nisa’: 48]

Sedangkan ahlul ma’shiyah (pelaku maksiat) dari orang muslim, maka dia di bawah kehendak Alloh, jika menghendaki, maka Dia akan mengampuni dan jika menghendaki, maka Dia akan menyiksa.

“Maukah kalian aku beritahu penduduk neraka? (Yaitu) Setiap orang yang besar kepala, angkuh lagi sombong.” [HR. Al-Bukhori-Muslim]

“Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah aku lihat; Yaitu kaum yang membawa cambuk seperti ekor sapi, mereka memukuli orang-orang dengannya. Dan wanita-wanita yang memakai baju tapi telanjang, berjalan dengan menggoyang-goyangkan pundak-nya dan berlenggak-lenggok.Kepala mereka seperti punuk unta yang condong. Mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapat wanginya, pada-hal sungguh wangi Surga itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian.” [HR . Muslim]

“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (Neraka) Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin dan adalah kami membica-rakan yang bathil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya dan adalah kami mendustakan hari pembalasan” [QS. Al-Muddatstsir: 42 - 46]
“Perjanjian antara kita dengan mereka (orang kafir) adalah sholat, maka barang siapa meninggalkannya ia telah kafir.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah telah menyebutkan sejumlah dosa secara global yang merupakan penyebab dari masuknya seseorang ke dalam Neraka, yaitu:


Menyekutukan Alloh Ta’ala;

Mendustakan para rasul;

hasad (dengki);

Dusta;

Khianat;

Berbuat aniaya,

kekejian;

Ingkar janji;

Memutuskan silaturrahmi;

Pengecut dalam berjihad; Bakhil;

Munafik;

Berputus asa dari rahmat Alloh;

Merasa aman dari makar Alloh;

Berkeluh kesah terhadap musibah;

Angkuh;

Sombong atas nikmat yang diterima;

Meninggalkan hal-hal yang wajib;

Melanggar hudud (batasan dari Alloh);

Menerjang keharaman-Nya;

takut kepada makhluk bukan kepada Alloh;

Beramal karena riya’ dan sum’ah;

Menyelisihi Al-Qur’an dan as-Sunnah baik dalam perbuatan atau pun keyakinan;

Taat kepada manusia dalam rangka maksiat kepada Alloh;

Fanatik terhadap kebatilan;

Mengolok-olok ayat-ayat Alloh,

menentang kebenaran;

Menyembunyikan sesuatu yang seharusnya disampaikan baik ilmu maupun kesaksian;

Sihir;

Durhaka kepada kedua orang tua;

Membunuh jiwa yang diharamkan Alloh kecuali secara haq;

Memakan harta anak yatim;

Riba; Lari dari medan pertempuran;

Menuduh berzina wanita baik-baik dan terjaga kehormatannya;

Melakukan zina atau liwath;

Ghibah dan namimah dan lain-lain yang telah di jelaskan keharaman-nya di dalam Al-Qur’an dan as-Sunnah.


Barang siapa yang menjauhinya, maka berarti ia telah menempuh jalan keselamatan, dan barang siapa yang menerjangnya, maka berarti ia telah menjatuhkan dirinya ke dalam kehinaan dan penyesalan.

Rasululloh Shollallohu Alaihi wa Sallam pernah ditanya tentang sesuatu yang paling banyak menjerumuskan orang ke dalam Neraka, maka beliau menjawab, “Mulut dan Kemaluan.” [HR. At-Tirmidzi dan ia menyatakan hasan].

Hadits ini mengisyaratkan kepada kita semua agar senantiasa menjaga dua anggota badan tersebut agar termasuk orang-orang yang selamat dari api Neraka.